Minggu, 05 Januari 2014

Fenomena Ujung Dunia

Bayangkan Anda berada di ujung sebuah tebing tinggi beratapkan langit, dengan bukit hijau dan laut di depan mata. Sensasi menakjubkan itu bisa Anda rasakan di Preikestolen, Norwegia. Turis seolah berada di ujung dunia!

www.belantaraindonesia.org

Selain memiliki cahaya aurora yang begitu cantik, ternyata Norwegia masih memiliki atraksi menarik lain yang tak kalah keren. Mau tahu? Preikestolen jawabannya. Ini adalah tempat wisata yang menjadi incaran banyak turis.

Sebenarnya Preikestolen hanya sebuah tebing tinggi di Ryfylke, Norwegia, tapi lokasi terbing tinggi inilah yang menarik banyak perhatian turis, seperti yang diintip dari situs Awesomenator.

Preikestolen menyajikan pemandangan menakjubkan nan memukau. Dari atas tebing setinggi 604 meter di atas dataran Lysefjorden, turis dihadapkan dengan pegunungan hijau yang memanjang. Menunduk ke bawah, ada lautan luas yang menampung air biru tenang.
www.belantaraindonesia.org

Berada di atas Preikestolen, turis yang datang benar - benar seolah dibawa ke ujungnya dunia. Betapa tidak, perbukitan hijau dan laut biru yang terhampar benar - benar menggoda mata. Apalagi kenikmatan ini dilengkapi dengan langit biru dan awah putih.

Semua turis diajak merasakan asyiknya duduk di tempat yang letaknya jauh dari daratan dan semakin dekat dengan langit. Rasakan kenikmatan itu semua dengan berbaring di atas dataran tebing seluas 20 m2.

Biarkan angin dingin menghantam tubuh mungil Anda. Hiruplah udara dingin Preikestolen dan nikmati hangatnya sinar Matahari yang perlahan menyentuh kulit.
www.belantaraindonesia.org

Meski Preikestolen begitu indah, tempat ini sangat dilarang untuk Anda yang takut ketinggian. Menengok ke bawah dari puncak tebing saja sudah membuat tubuh siapa saja bergetar, apalagi kalau para phobia ketinggian.

Untuk mencapai Preikestolen, turis harus melalui jalan setapak yang cukup panjang, yaitu sejauh 3,8 km. Dari titik awal hingga puncak pendakian, turis bisa menghabiskan waktu sekitar 1 - 3 jam. Jadi siapkan stamina dengan baik, ya!

Walau jauh, tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan karena sensasi yang ditawarkan. Eits tapi sebaiknya Anda menghindari datang saat musim salju atau semi tiba ya, karena akan ada banyak es yang menutupi jalan.

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar